Jumat, 06 September 2013

Perkembangan Teori Manajemen dan Fungsi Manajemen



A.       Sejarah Perkembangan Manajemen

          Sesungguhnya manajemen sudah ada sejak jaman dahulu, salah satu bukti adalah Piramida di Mesir. Adanya bangunan Piramida di Mesir menunjukkan bahwa pada zaman dulu telah ada serangkaian kegiatan yang diatur sedemikian rupa, mengikuti tahapan-tahapan tertentu yang telah disiapkan hingga bangunan Piramida yang megah di tengah gurun pasir dapat menjadi decak kagum masyarakat dis seluruh dunia dari dulu hingga kini. Dari sejarah dapat kita ketahui bahwa tidak kurang dari ribuan orang telah terlibat dalam pembangunan Piramida di Mesir.
         Selain itu juga Candi Borobudur di Indonesia, dan masih banyak contoh bangunan-bangunan kuno yang sangat rumit bisa dibangun oleh nenek monyang kita. Dari bukti-bukti tersebut dapat dilihat bagaimana orang-orang dahulu telah menerapkan manajemen.
          Secara keilmuan, manajemen baru terumuskan kurang lebih di abad 18 atau awal abad 19 Masehi. Diantara tokoh-tokoh yang mula-mula memperkenalkan manajemen secara keilmuan adalah Robert Owen (1771-1858) dan Charles Babbage (1972-1871). Bisa dikatakan Robert Owen dan Charles Babbage adalah pionir dalam ilmu manajemen.

Abad 19

Bidang pelajaran manajemen berkembang dari ekonomi dalam abad 19. Pelaku Ekonomi klasikAdam Smith dan John Stuart Mill memberikan teori teori pengaturan sumber daya| pengaturan sumber daya, produksi dan penetapan harga. Pada saat yang hampir bersamaan, penemu seperti Eli Whitney, James Watt, dan Matthew Boulton mengembangkan teknik produksi seperti Penetapan standar, prosedur kontrol kualitas, akuntansi biaya, penukaran bahan, dan perencanaan kerja. Seperti
Pada pertengahan abad 19, Robert Owen, Henry Poor, dan M. Laughlin dan lain-lain memperkenalkan elemen manusia dengan teori pelatihan, motivasi, struktur organisasi dan kontrol pengembangan pekerja.
Pada akhir abad 19, Pelaku ekonomi marginal Alfred Marshall dan Leon Walras dan lainnya memperkenalkan lapisan baru yang kompleks ke teori manajemen. Pada 1900an manajer mencoba mengganti teori mereka secara keseleruhan berdasarkan sains.

Abad 20

Teori pertama tentang manajemen yang lengkap muncul sekitar tahun 1920. Orang seperti Henry Fayol dan Alexander Church menjelaskan beberapa cabang dalam manajemen dan hubungan satu sama lain.
Peter Drucker menulis salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: “Konsep Korporasi” (Concept of the Corporation), diterbitkan tahun 1946. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi.
H. Dodge, Ronald Fisher, dan Thorton C Fry memperkenalkan teknik statistika ke dalam manajemen. Pada tahun 1940an, Patrick Blackett mengkombinasikan teori statistika dengan teori mikroekonomi dan lahirlah ilmu riset operasi. Riset operasi, sering dikenal dengan “Sains Manajemen”, mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, 
Mendekati akhir abad 20, manajemen terdiri dari beberapa bidang terpisah, termasuk:
PERIODE WAKTU
ALIRAN MANAJEMEN
KONSTRIBUTOR
1870 –1930
Manajemen Ilmiah (Scientific Management)
Frederick W Taylor, Frank & Lilian Gilbert, Henry Gantt, Harington Emerson
1900 –1940
Teori Organisasi Klasik (Classical organization Theory)
Henry Fayol, Jame D. Mooney, Mary Parker Follett, Herbert Simon, Chester I Bernard, Max Weber
1930 –1940
Aliran Perilaku (Behavior school) atau Neo Klasik
Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger, Hugo Munsterberg
1940 –SEKARANG
Aliran Ilmu Manajemen/ ManajemenModern (Management science school)
Abraham Maslow, Chris Argyris, Douglas McGregor, Edgar Schien, David McCleland, Robert Blake & Jane Mouton, Ernest Dale, Peter Drucker,dsb serta ahli-ahli operation research (manajement science)



B.        Tokoh-Tokoh Manajemen

TOKOH MANAJEMEN

-Robert Owen(1771-1858)
Beliau adalah seorang industriawan dan pembaharu di inggris,beliau adalah manajer  pertama yang menyadari dan mengakui pentingnya sumberdaya manusia.

-Charles Babbage(1792-1871)
Beliau seorang ahli matematika yang memusatkan perhatian pada efisiensi produksi. Kontribusi utamanya adalah pemikiran tentang perlunya pembagian kerja dan menganjurkan pengguanaan konsep matematika untuk menyelsaikan berbagai persoalan penanganan fasilitas dan bahan yang efisien.

TEORI MANAJEMEN ILMIAH
Fokusnya adalah tugas dari pegawai perindividu

-Frederich W.Taylor(1856.-1915)
Beliau adalah seorang mandor pada perusahaan baja Midvale Philadelphia.beliau adalah orang pertama yang mencurahkan perhatian kepada penggunaan tenaga kerja yang efisien,karena beliau tidak menyukai kinerja buruh yang kurang efisien.
Tujuanya adalah menggunakan metode ilmiah guna menetapkan standar  bagi penyempurnaan suatu tugas dengan cara terbaik.untuk mencapai tujuan ini,tekanan pekerjaan diorganisir sehingga setiap orang dibebani suatu standar pekerjaan yang dispealisasi tinggi,didasrkan atas metode penyempurnaan pekerjaan yang paling efisien dan penghargaan atas dasar pencapaian tugas.

-Frank Gilbert(1869-1924) dan Lilian Gilbert(1878-1972)

Mereka berdua adalah suami istri dan juga insinyur industri.mereka berdua sangat berminat atas studi gerak dan waktu(time and motion study)dan penyederhanaan kerja(simplification order)Gilbert menemukan metode yang lebih efektif dan efisien didalam membuat suatu gedung/bangunan.

-Henry Gantt(1861-1919)
Beliau asisten dari frederich w. taylor di Midvale dan Bethlehem steel.beliau mengembangkan dua teknik spesifik didalam memperbaiki hasil/produksi(output)pegawai yaitu:
-metode bagan gantt(gantt chart)
-sistem pengupahan
-sistem penggajian supervisor


-Harrinton Emerson

Beliau seorang konsultan manajemen,penganjur yang kuat didalam membuat perbedaan yang tegas antara peran lini dan peran staff didalam organisasi.

TEORI ORGANISASI KLASIK
Fokusnya adalah berkaitan dengan manajemen oeganisasi secara keseluruhan,perhatian atas kinerja individu di abaikan.

-Henry fayol(1841-1925)
Henry fayol merupakan orang pertama yang mengindentifikasikan fungsi manajemen spesifik seperti planning,organization,actuating and controlling(POAC)

-Lyndal urwick(1891-1983)
Pemikiran beliau adalah petunjuk umum tentang efektivitas guna memperbaiki efektivitas manajemen organisasi.

-Max Weber(1864-1920)
Pemikiran beliau berkaitan dengan birokrasi yang meletakan dasar bagi teori organisasi modern.

-Cester barnard(1886-1961)
Pemikirannya dituangkan didalam bukunya the function of executive,yakni konsep pengakuan otoritas.teori ini mempertahankan bawahan mempertimbangkan legitimasi pengarahan pengawas dan kemuduian memutuskan apakah akan mengikutinya atau menolaknya.bawahan seharusnya menolak jika legitimasi pengawas disalah gunakan dan menerimanya jika secara rasional dapat dipertanggung jawabkan.

TEORI MANAJEMEN PERILAKU
Merupakan teori yang menempatkan penekanan pada sikap individu dan perilaku pada proses kelompok.teori ini adalah praktik penerapan konsep psikologi terhadap tatana industri.

-Hugo Munsterberg(1863-1916)
Pemikiran beliau yang dituangkan dalam buku psicology and industrial efficiency,menyarankan agar psikologi dapat dijadikan kontribusi empiris untuk para manajer dalam kaitannya dengan bidang seleksi dan motivasi.

-Mary parker follett
Beliau merasa bahwa organisasi sebaiknya lebih demokratis didalam mengakomodasikan pegawai dan manajer.

-Elton mayo
Bahwa perilaku pegawai dapat direkayasa kearah produktivitas meningkat,menurun atau tetap
C.     Fungsi Manajemen menurut para ahli

1.           Dalton E.M.C. Farland (1990) :
           Planning, Organizing, Controlling
2.           George R. Ferry (1990) :
           Planning, Organizing, Controlling, Activating
3.      H. Koontz dan O’Donnel (1991) dalam “The Principles of Management” :
           Planning, Organizing, Staffing, Controlling, Directing
4.      Luther Gullick :
           Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting, Controlling
5.       Nickels & McHugh :
             Planning, Organizing, Directing, Controling
6.       Richar W Griffin :
             Planning, Organizing, Leading, Controling
7.       Ernest Dale :
             Planning,Organizing,Staffing,Directing,Innovating,Representing, Controling
8.       Henry Fayol :
            Planning, Organizing, Commanding, Coordinating, Controlling
9.       Lyndall Urwick & Luther Gulick :
            Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting, Budgeting
10.  John Robert B, Ph.D :
            Planning, Organizing, Commanding, Controlling
11.  Dr. Winardi, S.E :
            Planning, Organizing, Coordinating, Actuating, Leading, Communication, Controlling

Pengertian fungsi - fungsi manajemen :
     a.       Planning adalah perencanaan penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang   diinginkan. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencaan
Menurut Stoner Planning adalah proses menetapkan sasaran dan tindakan yang perlu untuk mencapai sasaran tadi.
    b.      Organizing
Organizing atau pengororganisasian adalah kumpulan dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran.
   c.       Controlling
Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud dengan tujuan yang telah digariskan semula.
   d.      Activating
Activating atau pelaksanaan adalah suatu fungsi manajemen berupa bentuk kegiatan kerja nyata dalam suatu kegiatan manajemen.
    e.         Staffing
Staffing adalah salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi.
   f.         Directing / Commanding
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masingmasing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.
   g.       Coordinating
Coordinating atau pengkoordinasian merupakan salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
   h.      Reporting
Adalah salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi.
   i.        Leading
Mengambil keputusan
Mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara manajer dan bawahan
Memeberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak.
Memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya, serta memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang ditetapkan.
   j.          Representing
Representing adalah fungsi manajemen berupa adanya kesamaan dalam hal pengerjaan tugas.


   Daftar Pustaka :
http://elqorni.wordpress.com/2012/05/22/sejarah-manajemen/
http://indraratnaprastiyanto.wordpress.com/2010/02/04/sejarah-perkembangan-teori-manajemen/
http://putracenter.net/2008/11/21/definisi-manajemen-menurut-para-ahli/  
http://materikuliahmanajemens1.blogspot.com/2012/12/tokoh-dan-aliran-manajemen.html 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar